Kontak |  Redaksi

Home / News / Riau

Tak Merespons Saat Dihubungi Rekan Kerja, WNA India Ditemukan Meninggal di Hotel Duri

Redaksi · Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:22 WIB

Tak Merespons Saat Dihubungi Rekan Kerja, WNA India Ditemukan Meninggal di Hotel Duri

Foto ilustrasi

DURI, SOROTDUMAI.COM – Seorang warga negara India berinisial SR (61) ditemukan meninggal dunia di kamar 6202 Hotel Grand Zuri, Jalan Hang Tuah, Kelurahan Babussalam, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Selasa (13/10/2026) pagi.

Korban yang bekerja di perusahaan bidang kelistrikan pada proyek Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Balai Pungut, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, pertama kali diketahui dalam kondisi tidak bernyawa setelah rekan kerjanya berupaya menghubunginya, tetapi tidak mendapat jawaban.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, upaya menghubungi korban dilakukan sekitar pukul 06.48 WIB melalui pesan singkat dan panggilan telepon. Rekan korban berinisial SW (54) dilaporkan telah mencoba menghubungi SR sebanyak lima kali, namun tidak memperoleh respons.

Pada waktu yang hampir bersamaan, seorang saksi datang ke hotel untuk menjemput korban sesuai jadwal. Karena tidak ada jawaban dari dalam kamar, bantuan petugas hotel kemudian diminta untuk membuka pintu secara manual.

Saat pintu berhasil dibuka, korban ditemukan dalam posisi telentang di atas tempat tidur dengan sebagian tubuh tertutup selimut. Kondisinya sudah dingin dan tidak memberikan respons.

Pihak hotel selanjutnya menghubungi Rumah Sakit Thursina untuk meminta bantuan ambulans. Sekitar pukul 07.30 WIB, korban dibawa ke rumah sakit tersebut untuk menjalani pemeriksaan awal.

Polisi Periksa Lokasi dan Kumpulkan Keterangan

Kapolsek Mandau, AKP I Made Pasek Saradahtam Bendesa, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Setelah menerima laporan, personel Polsek Mandau mendatangi lokasi kejadian dan rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan awal serta mengumpulkan keterangan.

Menurutnya, langkah tersebut dilakukan guna memperoleh gambaran mengenai rangkaian peristiwa sebelum korban ditemukan meninggal dunia.

Dalam pemeriksaan awal di kamar hotel, petugas menemukan obat jenis febuxostat. Namun, temuan itu belum dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan penyebab kematian korban.

Polisi menegaskan bahwa keberadaan obat tersebut tidak serta-merta menunjukkan adanya hubungan dengan kematian SR. Penentuan penyebab kematian harus didasarkan pada fakta dan keterangan medis yang dapat dipertanggungjawabkan.

Penyebab Kematian Belum Dapat Dipastikan

Berdasarkan keterangan dalam surat kematian yang diterbitkan RSUD Kecamatan Mandau pada 13 Oktober 2026, pemeriksaan luar menemukan lebam mayat pada bagian belakang tubuh korban yang memudar ketika dilakukan penekanan. Pemeriksaan juga tidak menemukan adanya patah tulang.

Meski demikian, penyebab pasti kematian SR belum dapat ditentukan karena tidak dilakukan pemeriksaan dalam atau autopsi.

Sekitar pukul 11.00 WIB pada hari kejadian, jenazah dirujuk ke RSUD Kecamatan Mandau untuk proses pengawetan jenazah dan pengurusan administrasi pemulangan ke India atas permintaan pihak perusahaan tempat korban bekerja.

Hingga informasi ini dihimpun, belum ada kesimpulan yang memastikan penyebab kematian warga negara India tersebut.

Polisi mengingatkan bahwa temuan di lokasi maupun hasil pemeriksaan fisik awal tidak boleh ditafsirkan secara sepihak sebagai penyebab kematian tanpa dukungan pemeriksaan medis yang memadai.

#Duri

Berita Terkait