Mahasiswa Menyampaikan Pendapat, Apakah Itu Penting?

https://profesi-unm.com/kebebasan-berpendapat-sebagai-mahasiswa-dalam-bingkai-demokrasi-dan-tanggung-jawab/
Penulis : Nada Nabila
Belakangan ini, kita sering melihat berita tentang mahasiswa yang melakukan aksi dan menyampaikan pendapat di depan umum. Menurut saya, hal seperti ini sebenarnya sudah menjadi bagian dari kehidupan demokrasi. Mahasiswa mempunyai hak untuk menyampaikan apa yang mereka pikirkan tentang keadaan yang sedang terjadi di masyarakat. Apalagi jika ada kebijakan atau masalah yang dirasa kurang sesuai dan berdampak kepada banyak orang.
Menurut saya, mahasiswa tidak harus selalu diam ketika melihat sesuatu yang dianggap kurang baik. Sebagai mahasiswa, kita bukan hanya datang ke kampus untuk belajar, mengerjakan tugas, lalu pulang. Kita juga perlu memiliki kepedulian terhadap keadaan di sekitar. Walaupun masih berstatus sebagai mahasiswa, bukan berarti kita tidak boleh ikut memberikan pendapat tentang masalah yang terjadi di lingkungan masyarakat maupun negara.
Saya berpendapat bahwa mahasiswa memiliki peran penting dalam menyampaikan aspirasi masyarakat. Terkadang, ada masyarakat yang merasa keberatan terhadap suatu kebijakan, tetapi tidak tahu bagaimana cara menyampaikan keluhannya. Dalam keadaan seperti ini, mahasiswa bisa ikut menyuarakan pendapat dan membantu agar masalah tersebut lebih diperhatikan. Jadi, menurut saya, aksi mahasiswa bukan hanya tentang kepentingan mahasiswa itu sendiri, tetapi juga bisa menyangkut kepentingan masyarakat luas.
Namun, menyampaikan pendapat juga harus dilakukan dengan cara yang baik. Menurut saya, melakukan aksi atau demonstrasi memang tidak salah karena itu merupakan salah satu cara untuk menyampaikan aspirasi. Tetapi, jangan sampai aksi yang awalnya memiliki tujuan baik malah berakhir dengan kerusuhan, perusakan fasilitas umum, atau merugikan orang lain. Apalagi jika masyarakat yang tidak terlibat justru ikut terkena dampaknya.
Saya sendiri melihat bahwa kritik dari mahasiswa bisa menjadi salah satu cara untuk mengingatkan pemerintah. Pemerintah juga seharusnya mau mendengarkan pendapat masyarakat, walaupun pendapat tersebut berupa kritik. Jangan sampai masyarakat yang menyampaikan keluhan justru dianggap sebagai pihak yang selalu menentang pemerintah. Karena menurut saya, kritik sebenarnya bisa menjadi bahan untuk memperbaiki sesuatu yang masih kurang.
Di sisi lain, mahasiswa juga harus memahami apa yang sedang mereka perjuangkan. Jangan sampai hanya ikut melakukan aksi karena melihat banyak orang ikut atau karena suatu masalah sedang ramai dibicarakan di media sosial. Sebelum menyampaikan pendapat, sebaiknya kita mencari tahu terlebih dahulu apa masalahnya, mengapa hal tersebut terjadi, dan apa tujuan dari tuntutan yang disampaikan. Dengan begitu, kita tidak hanya ikut-ikutan, tetapi benar-benar memahami apa yang sedang diperjuangkan.
Selain itu, menurut saya, menyampaikan pendapat tidak harus selalu dilakukan dengan turun ke jalan. Mahasiswa juga bisa menyampaikan kritik melalui diskusi, tulisan, media sosial, atau kegiatan lainnya. Selama pendapat tersebut disampaikan dengan baik dan memiliki tujuan yang jelas, semuanya bisa menjadi bentuk kepedulian terhadap keadaan sekitar.
Sebagai mahasiswa, kita juga perlu belajar untuk menghargai perbedaan pendapat. Tidak semua orang memiliki pemikiran yang sama dengan kita. Ada yang setuju dengan suatu aksi, ada juga yang tidak setuju. Menurut saya, hal tersebut merupakan sesuatu yang wajar. Yang penting adalah kita bisa saling menghargai dan tidak memaksakan pendapat sendiri kepada orang lain.
Jadi, menurut saya, mahasiswa menyampaikan pendapat itu sangat penting. Mahasiswa memiliki hak untuk bersuara dan ikut peduli terhadap keadaan masyarakat maupun negara. Kita tidak harus selalu setuju dengan semua kebijakan yang dibuat, tetapi kita juga harus bisa menyampaikan ketidaksetujuan dengan cara yang benar. Bagi saya, yang paling penting bukan hanya melakukan aksi atau menyampaikan kritik, tetapi juga bagaimana cara kita menyampaikan pendapat tersebut agar bisa didengar dan dipahami. Karena perubahan tidak akan terjadi jika semua orang hanya memilih diam ketika melihat sesuatu yang memang perlu diperbaiki.



