Kontak |  Redaksi

Home / Opini

Belajar IPS Lebih Menarik: Mengajak Siswa Sekolah Dasar Mengenal Kegiatan Ekonomi Melalui Pasar Tradisional

Redaksi · Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Belajar IPS Lebih Menarik: Mengajak Siswa Sekolah Dasar Mengenal Kegiatan Ekonomi Melalui Pasar Tradisional

Putri Salsabila

Oleh: Putri Salsabila Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD)

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di Sekolah Dasar akan lebih menarik apabila dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari siswa. Salah satu contohnya adalah mengenalkan kegiatan ekonomi melalui pasar tradisional. Pasar bukan hanya menjadi tempat berlangsungnya transaksi jual beli, tetapi juga merupakan lingkungan belajar yang dapat membantu siswa memahami peran pedagang, pembeli, dan pemasok barang dalam kehidupan masyarakat.

Guru dapat mengajak siswa melakukan pengamatan sederhana terhadap berbagai kegiatan yang berlangsung di pasar. Melalui kegiatan tersebut, siswa dapat mengenal proses produksi, distribusi, dan konsumsi, mempelajari fungsi uang, serta memahami pentingnya bersikap jujur dan sopan ketika berinteraksi dengan orang lain. Dengan demikian, siswa tidak hanya menerima penjelasan dari buku pelajaran, tetapi juga belajar menghubungkan materi IPS dengan kondisi nyata di lingkungan sekitarnya.

Pembelajaran yang memanfaatkan lingkungan sekitar dapat mendorong siswa menjadi lebih aktif, berani bertanya, dan mampu bekerja sama dengan teman. Guru juga dapat memberikan tugas kepada siswa untuk membuat laporan hasil pengamatan atau menceritakan kembali kegiatan ekonomi yang mereka temukan di pasar. Melalui kegiatan ini, siswa memiliki kesempatan untuk mengembangkan kemampuan berkomunikasi, mengamati, dan menyampaikan pendapat secara sederhana.

Pembelajaran IPS melalui pasar tradisional merupakan salah satu bentuk pembelajaran kontekstual, yaitu pendekatan pembelajaran yang menghubungkan materi pelajaran dengan kehidupan nyata. Dengan mengamati secara langsung kegiatan jual beli, siswa dapat memahami konsep kegiatan ekonomi sekaligus mengenal berbagai bentuk interaksi sosial dalam masyarakat.

Selain memahami konsep ekonomi, siswa juga dapat belajar menerapkan nilai-nilai positif, seperti kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, dan sikap saling menghargai. Misalnya, siswa dapat mengamati bagaimana pedagang melayani pembeli, bagaimana pembeli membayar barang yang dibeli, serta bagaimana kedua pihak berkomunikasi dalam proses transaksi. Pengalaman tersebut dapat membantu siswa memahami bahwa kegiatan ekonomi tidak hanya berkaitan dengan uang dan barang, tetapi juga melibatkan hubungan sosial antarmanusia.

Pemanfaatan pasar tradisional sebagai sumber belajar juga dapat membuat materi IPS lebih mudah dipahami karena siswa memperoleh contoh konkret dari kehidupan sehari-hari. Guru dapat menyesuaikan kegiatan pengamatan dengan tujuan pembelajaran, usia siswa, serta kondisi lingkungan setempat. Apabila kunjungan langsung ke pasar tidak memungkinkan, guru dapat menggunakan gambar, video, atau simulasi kegiatan jual beli di dalam kelas.

Kesimpulan

Pembelajaran IPS di Sekolah Dasar tidak harus selalu dilakukan melalui buku pelajaran dan penjelasan guru di dalam kelas. Lingkungan sekitar, seperti pasar tradisional, dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar yang menarik dan bermakna. Melalui kegiatan pengamatan, siswa dapat memahami konsep IPS sekaligus mengembangkan kemampuan berkomunikasi, bekerja sama, dan menghargai orang lain.

Oleh karena itu, guru perlu menghadirkan pembelajaran yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa agar materi IPS lebih mudah dipahami dan tidak sekadar menjadi pengetahuan teoritis. Dengan memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar, pembelajaran IPS diharapkan mampu membentuk siswa yang aktif, memiliki kepedulian sosial, serta memahami kegiatan ekonomi dan kehidupan masyarakat sejak dini.

#Artikel#Study

Berita Terkait